Nerazzurri Tumpul! Tantangan Lini Depan Inter Milan di Derby Panas

Bagikan

Performa Inter Milan menjadi sorotan utama, terutama setelah hasil imbang 1-1 melawan AC Milan di leg pertama semifinal Coppa Italia.

Nerazzurri Tumpul! Tantangan Lini Depan Inter Milan di Derby Panas

Dalam laga tersebut, Inter Milan menunjukkan semangat juang, tetapi lini serang mereka terlihat kurang tajam, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas mereka di depan gawang. Simak terus pembahasan menarik dari kami tentang dunia olahraga sepak bola internasional dan pastinya telah kami rangkum di SPORTS EVERY ONE.

tebak skor hadiah pulsa

Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!

Penurunan Performa Penyerang Utama

Performa lini serang Inter Milan mengalami penurunan yang signifikan, terutama dari dua penyerang utama mereka, Lautaro Martinez dan Marcus Thuram. Biasanya menjadi tumpuan tim, keduanya kini kesulitan mencetak gol dalam beberapa pekan terakhir. Pada awal musim, jika Lautaro tampil kurang maksimal, Thuram mampu menggantikan perannya dengan baik.

Namun, saat ini, situasinya berbalik, dengan keduanya kehilangan ketajaman di depan gawang. Marcus Thuram hanya mencetak satu gol dalam 13 pertandingan terakhir dan gagal mencetak gol dalam delapan laga beruntun. Cedera pergelangan kaki yang dialaminya saat melawan Fiorentina tampaknya masih memengaruhi performanya. Hal ini membuatnya belum kembali ke kondisi terbaiknya. Sementara itu, Lautaro Martinez juga mengalami masalah serupa, hanya mencetak satu gol dalam tujuh pertandingan terakhir setelah tampil tajam di Januari.

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Evaluasi Laga Terakhir Kontra AC Milan

Evaluasi Laga Terakhir Kontra AC Milan

Dalam laga terakhir melawan AC Milan, Inter Milan menunjukkan performa yang kurang memuaskan di lini serang, meskipun Hakan Calhanoglu berhasil mencetak gol penyeimbang. Joaquin Correa, yang mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter, dinilai belum mampu memberikan dampak yang signifikan bagi tim. Sementara itu, Marcus Thuram juga terlihat kesulitan untuk menemukan performa terbaiknya setelah pulih dari cedera yang dialaminya.

Secara keseluruhan, lini serang Inter Milan bermain di bawah standar yang diharapkan, menimbulkan kekhawatiran menjelang pertandingan berikutnya.Marcus Thuram dinilai gagal memenuhi ekspektasi dalam pertandingan Coppa Italia melawan AC Milan. Corriere dello Sport melaporkan bahwa pemain asal Prancis tersebut belum menunjukkan performa terbaiknya sejak awal tahun 2025.

Meskipun Thuram mampu menguasai bola dan berkoordinasi dengan baik, ia dinilai kurang tajam dalam menciptakan peluang gol. Cedera pergelangan kaki yang dialaminya saat melawan Fiorentina tampaknya masih memengaruhi dinamisme dan kelincahannya. Akibatnya, Thuram kesulitan untuk menguji pertahanan Milan yang dijaga oleh Malick Thiaw dan Matteo Gabbia.

Baca Juga: Nets Mengontrak Pemain G League Drew Timme untuk Kontrak Multitahun

Harapan di Leg Kedua Coppa Italia

Dengan hasil imbang 1-1 di leg pertama, Inter Milan masih memiliki peluang untuk melaju ke final Coppa Italia 2024/2025. Namun, untuk mewujudkan harapan tersebut, mereka wajib meningkatkan performa secara signifikan, terutama di lini serang. Pelatih Simone Inzaghi memiliki tugas besar untuk membenahi lini serang dan memastikan timnya tampil lebih tajam serta efektif di depan gawang lawan.

Dukungan dari pemain pengganti juga dapat menjadi faktor krusial dalam pertandingan leg kedua. Pemain seperti Henrikh Mkhitaryan dan Nicola Zalewski berpotensi memberikan dampak positif ketika dimasukkan ke lapangan, dengan menambah kreativitas dan energi baru dalam serangan. Inter Milan harus mampu bermain dengan semangat juang tinggi.

Ia memanfaatkan setiap peluang yang ada, dan menunjukkan determinasi untuk meraih kemenangan di leg kedua. Inter Milan perlu mengevaluasi taktik dan strategi yang digunakan di leg pertama. Serta melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas serangan.

Perubahan kecil dalam formasi atau penempatan pemain dapat memberikan dampak besar dalam membuka ruang dan menciptakan peluang gol. Dengan persiapan yang matang dan semangat yang membara, Inter Milan memiliki potensi untuk mengatasi tantangan ini dan mengamankan tempat di final Coppa Italia.