Alexander Zverev menegaskan ambisinya untuk tetap bersaing di level tertinggi tenis dunia pada musim 2026. Petenis asal Jerman itu ingin menyamai langkah Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz yang saat ini menjadi dua nama paling dominan di tur ATP.
Meski masih masuk jajaran petenis papan atas, Zverev mengakui bahwa persaingan semakin ketat. Ia menyadari bahwa untuk tetap berada di level elite, dibutuhkan strategi yang lebih cerdas, termasuk dalam mengatur jadwal dan kebugaran.
Dalam beberapa turnamen terakhir, Zverev masih mampu mencapai fase penting seperti semifinal, namun ia merasa belum cukup konsisten untuk menembus final secara berulang seperti dua rival mudanya tersebut.
Tantangan Fisik dan Kelelahan yang Mulai Terasa
Zverev baru saja melangkah ke semifinal Munich Open sebelum akhirnya kalah dari Flavio Cobolli. Hasil tersebut membuatnya kembali mengevaluasi kondisi fisiknya yang mulai terkuras akibat jadwal pertandingan yang padat.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
Ia mengakui bahwa kelelahan menjadi faktor utama yang memengaruhi performanya di lapangan. Dalam beberapa pertandingan, ia merasa tubuhnya tidak lagi secepat biasanya terutama saat memasuki set penentuan.
Menurutnya, meski performanya masih tergolong baik, kondisi fisik yang tidak optimal membuatnya sulit menjaga konsistensi di momen-momen penting. Hal ini menjadi perhatian serius menjelang turnamen besar berikutnya.
Baca Juga:Â Jaguars Amankan Masa Depan dengan Kontrak Fantastis Travon Walker
Belajar dari Sinner dan Alcaraz dalam Mengatur Jadwal
Salah satu hal yang membuat Zverev terinspirasi adalah cara Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz mengatur jadwal pertandingan mereka. Keduanya dikenal tidak bermain di setiap turnamen demi menjaga kondisi tubuh tetap prima.
Zverev menilai pendekatan tersebut sangat efektif untuk menjaga performa jangka panjang. Dengan lebih banyak waktu istirahat, pemain bisa tampil lebih segar di turnamen besar seperti Grand Slam yang menjadi target utama.
Ia bahkan mengakui bahwa dirinya kini mulai mempertimbangkan pendekatan serupa agar bisa lebih fokus pada turnamen penting seperti French Open dan event besar lainnya di kalender tenis dunia.
Fokus Pemulihan Menuju Turnamen Besar Berikutnya
Zverev saat ini memanfaatkan jeda beberapa hari sebelum turnamen berikutnya untuk memulihkan kondisi fisiknya. Ia berharap waktu istirahat ini bisa membantunya kembali tampil maksimal di Madrid Open.
Menurutnya, jeda tersebut sangat berharga karena memberikan kesempatan untuk memulihkan tenaga yang terkuras dalam beberapa bulan terakhir. Ia merasa kondisi tubuhnya membutuhkan perhatian lebih agar tetap kompetitif.
Ke depan, Zverev menegaskan bahwa prioritasnya adalah menjaga kebugaran dan tampil maksimal di turnamen besar. Ia menyadari bahwa untuk menyaingi Sinner dan Alcaraz, konsistensi dan pengelolaan fisik akan menjadi kunci utama dalam kariernya. Jangan lupa ikuti sports4everyone.org untuk mengetahui informasi berita bola menarik lainnya.