Hugo Ekitike tampil gemilang saat Liverpool mencatatkan kemenangan 4-1 atas Newcastle di Anfield, pertandingan Premier League pertama mereka pada 2026. Penyerang asal Prancis ini mencetak dua gol, menambah koleksi golnya menjadi 15 musim ini dan menegaskan diri sebagai ancaman utama bagi lawan-lawannya.

Ekitike sebelumnya menjadi target transfer Newcastle musim panas lalu, namun Liverpool berhasil merebutnya terlebih dahulu. Kehadirannya semakin menambah tekanan bagi tim Tyneside, yang masih menanti pemulihan Alexander Isak dari cedera patah kaki.
Kedua gol Ekitike menegaskan ketajaman penyelesaiannya dan kemampuannya memanfaatkan peluang. Gol keduanya bahkan dibandingkan oleh penggemar dengan gaya Fernando Torres, mantan legenda Liverpool, karena kecepatan dan ketepatan penyelesaian yang dimilikinya.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Babak Pertama Penuh Drama
Babak pertama dimulai dengan ketegangan tinggi. Newcastle sempat unggul melalui serangan balik cepat yang memanfaatkan kelemahan lini tengah Liverpool. Anthony Gordon bahkan menerima kartu kuning karena tekel keras kepada kiper Alisson Becker.
Liverpool sempat kesulitan menciptakan peluang, meski Mohamed Salah mendapat beberapa peluang emas. Namun, kecepatan Florian Wirtz dan kreativitas Ekitike mulai membalikkan keadaan, dengan serangan Liverpool perlahan menekan pertahanan Newcastle.
Suasana Anfield semakin panas ketika Harvey Barnes membentur tiang gawang, dan penonton bereaksi terhadap beberapa keputusan kontroversial. Namun, momentum segera berpindah ke Liverpool berkat kombinasi serangan cepat dan umpan cerdas dari Wirtz dan Ekitike.
Baca Juga: Andy Robertson Tetap di Liverpool, Tottenham Gagal Merekrutnya
Penampilan Luar Biasa Rekan Setim

Selain Ekitike, Florian Wirtz juga tampil impresif. Ia menjadi kreator gol pertama Ekitike dan kemudian menambah gol ketiga Liverpool, menegaskan peran vitalnya dalam serangan tim. Pemain baru ini cepat menyesuaikan diri dengan ritme Liverpool dan mendapat pujian dari penggemar.
Ibrahima Konate juga ikut mencetak gol di waktu tambahan, penampilan pertamanya setelah kehilangan ayahnya, menambah sisi emosional dalam kemenangan ini. Kombinasi pengalaman dan talenta muda membuat Liverpool tampil dominan di Anfield.
Pemain senior seperti Salah tetap menjadi perhatian, meski beberapa keputusan penyelesaian akhirnya kurang tepat. Dominik Szoboszlai, Wirtz, dan Ekitike terus mendukung serangan tim dengan umpan kreatif dan koordinasi yang solid.
Liverpool Kembali ke Jalur Positif
Kemenangan ini membawa Liverpool naik ke posisi kelima klasemen Premier League, sekaligus memberikan motivasi tinggi untuk laga-laga berikutnya. Performa tim menunjukkan kombinasi serangan balik cepat, tekanan tinggi, dan kemampuan individu yang tajam.
Meski Newcastle mencoba bermain agresif, disiplin pertahanan Liverpool dan efektivitas penyelesaian peluang menjadi kunci kemenangan. Ekitike, Wirtz, dan Konate menjadi simbol kebangkitan tim setelah awal musim yang belum konsisten.
Hasil ini menunjukkan bahwa Liverpool mampu bangkit dari ketertinggalan, memanfaatkan peluang, dan mengatasi tekanan lawan. Dengan performa Ekitike yang menonjol, mereka kini memiliki senjata baru yang bisa diandalkan di sisa musim Premier League. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di sports4everyone.org.
